Lelaki sempurna, lelaki idaman
Perjumpaan dengan seorang sahabat, yang telah terpisah jarak dan waktu sepanjang 10 tahun. Kangen2an, ngobrol panjang-lebar walau hanya ditemani sepiring gorengan dan cengek di sebuah saung lesehan pinggiran situ cipondoh, Tangerang. Awalnya, soal nostalgia masa sekolah dulu, namun pada akhirnya topik pembicaraan menyangkut masalah kehidupan masing2.
"ngomong2, kenapa sampai sekarang kamu masih juga melajang belum menikah?" Pertanyaan yang wajar menurutku, mengingat sebagai seorang perempuan wanita, dia sudah cukup matang untuk membina mahligai (artinya apa sih??) rumah tangga.
"Sejujurnya aku masih mencari lelaki sempurna, lelaki idaman. Itulah mengapa aku masih melajang. Dulu sewaktu kuliah di Bogor, sempat juga bertemu dengan seorang pria tampan juga pintar, aku pikir dialah lelaki yang cocok untuk kujadikan suami. Namun ternyata belakangan baru ketahuan ternyata ia sangat sombong. Hubunganku pun putus di tengah jalan."
"Kembali ke Tangerang, aku bertemu dengan seorang lelaki rupawan yang ramah juga kaya. Aku jatuh cinta pada kesan pertama, Hatiku langsung serr …!! sesaat aku berpikir, dialah mungkin lelaki ideal itu. Namun belakangan hari ku ketahui ternyata ia banyak tingkah, juga ringan tangan."
"Aku gak lekas putus asa, terus berupaya, namun terus saja kutemukan kekurangan dan kelemahan. Sampai pada suatu hari, aku bertemu dengan pria idaman, pria ideal yang selama ini kudambakan. Ia begitu ganteng, baik hati, pintar, suka humor, juga dermawan. Tuhan telah mengirimkan jodoh untukku, begitu batinku"
"Lantas" sergahku yang dari tadi tekun menyimak sambil sekali-kali menguap, "apa yang terjadi?" "mengapa kamu tidak segera menikahinya." sejenak hening, akhirnya …. "Belakangan kuketahui, ternyata ia juga sedang mencari wanita idaman, wanita sempurna."
Selamat menempuh hidup baru untuk sahabat baikku, Indah. Semoga pria yang menjadi pilihanmu adalah lelaki idamanmu. Walaupun mungkin bukan yang terbaik, setidaknya dia telah mengambil keputusan terbaik dalam hidupnya dengan menjadikanmu pilihan hidupnya.
Wah kalo menurutkan hati mencari ‘lelaki idaman’, aku juga sampe sekarang mungkin melajang terus nih. Untungnya pikiran seperti itu ga pernah mampir, jadi ya alhamdulillah aku diberi pasangan hidup yang pasti terbaik buat aku…
Comment by lepuspa — January 7, 2007 @ 8:06 am
tak ada kesempurnaan dalam sutau hubungan kecuali menyempurnakan ketidak sempurnaan masing2..:) nice posting
Comment by sam — January 8, 2007 @ 8:26 am
Tidak ada lelaki sempurna..tidak ada perempuan sempurna….setiap manusia baik laki2 maupun perempuan semuanya punya potensi melakukan sesuatu yang tidak kita harapkan…..
Comment by Esha — January 11, 2007 @ 10:42 am
Please send me information about Lelaki idaman.
thx
Comment by Erwin — February 1, 2007 @ 4:24 pm