Aku kena smack anakku
halah….. Aku kaget setengah mati (cuma istilah lo!), anakku baru berumur 2 tahun 3 bulan!, gak pernah nonton mek-don!, lah nonton tv aja dia ngertinya cuma dora…. di keluarga juga gak pernah ngomongin mek-don… lah dari mana dia dapet "teladan baru…"
Wabah mek-don rupanya sekelas dengan flu burung, peredaran virus varian kekerasan ini begitu cepat menjalar ditengah kehidupan kita. Sangat berbahaya bagi anak2 yang memang senang meniru dengan gaya khas kekanakkannya, ironisnya tidak cuma tayangannya yang bebas ditonton dilayar TV, tapi mereka juga dengan bebas bin leluasa memainkan game-nya di rental2 PS, juga pernak-pernik dapat dengan mudah mereka temukan (senilai dengan uang jajan mereka!!) di penjual pinggir sekolah mereka.
Lantas bagaimana kita menyikapinya?
Yang paling penting, tentunya tayangan varian kekerasan sejenis ini harus ditiadakan. Jauhkan kekerasan dari benak anak kita, mulai dari diri kita (hayo…sadar diri khan?). Ajarkan sportifitas bukan kekerasan (bisa gak yah…..). Alihkan pikiran dan pembicaraan anak kita dan teman2nya dari topik2 kekerasan, buat suasana yang kondusif untuk bermain anak kita dan temannya.
duh gusti!, susah juga jadi orang tua, apa mereka para orang tua kita dulu juga susah mendidik kita ….
November 30, 2006 + Posted in lainnya, Renungan + Comments (2)